Alasan rahasia pria atau wanita jatuh cinta


Ada banyak alasan bagi seseorang untuk jatuh cinta. Para peneliti juga telah melakukan riset tentang alasan-alasan jatuh cinta yang sebenarnya cukup aneh tetapi banyak terjadi.

Meski telah banyak dilakukan, memang tak ada satu penelitian yang cukup menggambarkan alasan jatuh cinta dengan tepat. Mengingat koresponden yang dilibatkan dalam penelitian juga tidak dilakukan pada semua orang di dunia, melainkan hanya contoh kecil, seperti mahasiswa heteroseksual di universitas di tempat para peneliti bekerja.

Menurut American pychologist jika Anda dan orang yang disukai tinggal berdekatan, akan lebih memungkinkan untuk terjadi sesuatu karena bisa mengenal satu sama lain melalui pertemuan-pertemuan kecil yang disengaja mau pun tidak. Sederhananya, salah satu faktor penentu daya tarik adalah kedekatan

Selain kedekatan secara jarak tempat tinggal atau tempat beraktivitas, orang juga cenderung jatuh cinta pada lawan jenis yang sama, misalnya hobi dan kesukaan terhadap sesuatu.

Menurut Gian Gonzaga penulis utama dari studi pasangan yang bertemu di eHarmony, pasangan yang serupa, seperti kepribadian, lebih mungkin untuk merasakan hal yang sama dalam kehidupan mereka sehari-hari. Hal tersebut dapat lebih mudah bagi satu sama lain untuk saling memahami.

Orang juga bisa jatuh cinta karena si lawan jenis mirip dengan orangtuanya. Psikolog David Perrett dan koleganya dari University of St Andrews menemukan fakta bahwa orang bisa tertarik pada sosok yang mirip orangtuanya, seperti Warna rambut dan mata

“Untuk pria, preferensi untuk wajah perempuan dipengaruhi oleh usia ibu mereka dan bukan usia ayah mereka, tapi hanya untuk hubungan jangka panjang.”

Wangi yang tepat juga bisa jadi alasan mengapa orang jatuh cinta. Contohnya, perempuan yang sedang dalam masa ovulasi lebih suka bau pakaian yang dikenakan oleh laki-laki dengan kadar testosteron tinggi, menurut studi University of sounthern california. Perempuan juga lebih suka pria dengan Garis rahang yang kuat  ketika mereka berovulasi.

Anda juga bisa saling jatuh cinta ketika menatap mata satu sama lain selama dua menit. Psikolog Joan Kellerman  meminta 72 orang yang tidak saling kenal untuk berpasangan dan menatap mata satu sama lain selama dua menit.

Saling tatap telah meningkatkan perasaan cinta yang penuh gairah dan kasih sayang terhadap orang lain. Kontak mata yang lama dapat menghubungkan Anda dengan seseorang dan bahkan memicu perasaan cinta, bahkan pada orang yang belum pernah bertemu sebelumnya.

Alasan aneh lainnya untuk jatuh cinta adalah saat melakukan sesuatu yang mendebarkan bersama-sama. Pada tahun 1974, Donald Dutton dan Arthur Aron menguji hubungan antara daya tarik seksual dan kecemasan.

Hasilnya, orang yang telah melakukan hal-hal seru sekaligus membuat rasa takut, misalnya main roller coaster atau sky diving bersama lebih mudah tertarik satu sama lain dan berlanjut pada kencan.

Leave a Reply